Halaman ini sudah dilihat oleh: 858 orang,

Empat jenis bahasa

Setiap manusia sebaiknya menguasai nan empat jenis bahasa

1. Bahasa lisan/tulisan
2. Bahasa mesin/komputer
3. Bahasa isyarat
4. Bahasa batin

Pada hakekatnya sesuatu yang disebut ilmu adalah pemahaman bahasa dalam upaya tahu di nan Empat.
Orang yang mempunyai ilmu berarti dia menguasai bahasa lisan/tulisan, bahasa mesin/komputer dan bahasa isyarat.
Sarana untuk menguasai bahasa-bahasa ini ialah sekolah.
Karena keterbatasan waktu belajar, maka tidak setiap orang mampu menguasai dan mempraktekkan tiga bahasa ini sekaligus.

Thinks globally, act locally.

Untuk bekerja di jaman moderen ini, orang harus mengambil spesialisasi salah satu ilmu.
Meskipun demikian sebaiknya dia juga mengetahui ilmu-ilmu lainnya (tahu di nan Empat).

Khusus untuk bahasa lisan, kalimatnya kadang-kadang juga mengandung arti tersirat (tersembunyi).
Susunan kata-katanya sedemikian rupa, sehingga maksud sesungguhnya tidak langsung nyata diucapkan/disuratkan.
Penggunaan bahasa tersirat ini menunjukkan si penutur, memakai raso dalam berbahasa.

Tersebut adat rang Minang
Pandai membaca yang tersirat
Hidup didunia selalu nak jadi orang
Insya Allah selamat dunia akhirat

Orang-orang tertentu dapat menyingkap maksud atau niat orang lain terhadapnya, meskipun tanpa isyarat atau kata-kata.
Orang ini dikatakan menguasai bahasa batin.

Untuk menguasai bahasa batin, orang tersebut harus memiliki batin yang bersih, hati/perasaannya tidak ditutupi dosa.
Mamangan adat melukiskan sebagai berikut:

Belum kilat, sudah kelam
Belum dilihat sudah paham
Ikan dalam air tahu jantan betinanya

Kalau Dunsanak setuju dengan pesan Tahu pada nan ini, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar judul     Kembali ke Halaman Utama