Halaman ini sudah dilihat oleh: 1083 orang,

Tahu di nan Empat Jenis Orang dalam memahami kebudayaan Minang Kabau


1.
Minang Kabau dipahami sebagai suatu bentuk peradaban dari budaya bekas kerajaan.
Eksistensi kerajaan (dan kerajaan2) harus berlanjut, rekaman, artefak jejak sejarah agar dipulihkan.
Pemahaman semacam ini menjadikan kelompok ini nan tangango jo jajak di ateh lanyah


2.
Minang Kabau yang dipahami oleh para sejarawan dan antropolog hanya dari bukti-bukti sejarah yang ada.
Kelompok ini berkesimpulan difinisi Minang Kabau sudah selesai dan di luar itu hanya fiktif, tidak bernilai.
Mereka, para sejarawan dan antropolog tacingangak jo bakeh tangan di ateh batu.


3.
Minang Kabau dipahami oleh para pelaku adat (budaya Minang Kabau), mereka sedang meneruskan segala bentuk warisan yang diyakini dari nenek moyang. Meneruskan segala bentuk seni, folklor, pidato adat, pasambahan, basurah adat, dan semua ornamen adat Minang Kabau.
Dan budaya Minang Kabau sedang mereka laksanakan.
Mereka nan bakucatak jo ragi ukia.


4.
Minang Kabau yang dipahami oleh para pemerhati dan pencinta hakikat.
Warisan nenek-moyang adalah suatu bentuk kearifan dan selanjutnya Minang Kabau harus selalu dire-definisi.
Mereka tidak begitu peduli dengan kerajaan, ornamen adat, sejarah bukanlah sebuah kisah suci.
Dikiaskan sebagai orang nan takasima jo ujuang kato

Sumber: Tuanku Mangkudun

Kalau Dunsanak setuju dengan pesan Tahu pada nan Empat ini, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar judul     Kembali ke Halaman Utama